Ibu Menyusui Semestinya Jauhi Makanan Ini

Ibu Menyusui Semestinya Jauhi Makanan Ini

Menjadi seorang ibu merupakan peristiwa berharga yang tak dapat tergantikan oleh apa malah. Memperhatikan buah hati lahir ke dunia tentunya membawa suatu kebahagiaan yang tidak terkira.

Sebagai seorang ibu tentu kita berkeinginan memberikan semua hal terbaik dan semaksimal mungkin yang kita dapat.

Demikian pula dengan memberikan asupan ASI bagi bayi kita yang baru lahir. Kwalitas ASI sepatutnya dijaga dengan bagus supaya buah hati menerima gizi yang terbaik.

Agar ASI konsisten berkwalitas tinggi karenanya ada pantangan-pantangan yang sepatutnya dipenuhi oleh para ibu menyusui. Pantangan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan bayi dan juga menyokong tumbuh kembang sang buah hati.

Sekiranya Anda merupakan seorang ibu yang sedang dalam masa menyusui karenanya Anda sepatutnya menjauhi pantangan berikut :

a. Makanan yang mengandung merkuri tinggiMakanan yang berasal dari laut akan mengandung merkuri, yakni bahan polutan membahayakan yang bisa masuk ke dalam tubuh lewat makanan. Bayi masih mempunyai metode syaraf yang rentan dan gampang mengalami imbas negatif dari merkuri yakni terhambatnya perkembangan sang bayi. Makanan laut yang mempunyai kandungan merkuri tinggi contohnya merupakan ikan tuna, ikan todak, dan ikan makarel.

b. AlkoholAlkohol yang masuk ke dalam tubuh ibu akan ikut mengontaminasi ASI yang diproduksi oleh ibu. Kecuali itu alkohol juga akan meresap gizi lain dalam ASI sehingga keperluan nutrisi bayi tak tercukupi. Alkohol dalam ASI juga bisa membikin bayi merasa lemas dan pusing serta menyebabkan kemunduran kerja motorik sang bayi. Perkembangan syaraf dan otak bayi malah akan terganggu.

c. KafeinKafein memicu produksi adrenalin yang menyebabkan meningkatnya detak jantung serta aliran darah. Kafein dalam ASI berpengaruh buruk bagi bayi sebab akan membuatnya sulit tidur, lebih gampang rewel dan juga bisa mengganggu pencernaan bayi. Selama menyusui sebaiknya para ibu mengurangi konsumsi kopi, teh, minuman bersoda, dan minuman lainnya yang mengandung kafein.

d. Sayuran yang mengandung gasSebagian sayu-mayur seperti kol, kubis, brokoli, dan paprika bisa mewujudkan kandungan gas yang tinggi. Gas hal yang demikian menyebabkan ibu merasa begah dan membikin kekentalan ASI berkurang. Kecuali itu sayuran bergas tinggi akan membikin ASI terasa kurang manis sehingga bayi mungkin menolak untuk menyusu.

e. Makanan yang mengandung asamMakanan yang bersifat asam tak bagus bagi sang bayi sebab akan mengurangi kekentalan ASI dan memberi pengaruh rasa ASI yang diproduksi ibu sehingga bayi tak menyukainya. Kecuali itu rasa asam juga bisa menggangu saluran pencernaan bayi yang masih betul-betul sensitif kepada rasa asam. Buah-buahan seperti stroberi, lemon, dan nanas sepatutnya dikurangi selama ibu menyusui.

f. Makanan yang bisa menghalangi produksi ASI sebagai cara memperbanyak ASI sebaiknya para ibu menghindari konsumsi makanan-makanan yang bisa menghalangi produksi ASI. Dedaunan seperti peppermint, peterseli, dan parsley bisa menurunkan produksi ASI. Sementara itu konsumsi daun bayam dan kemangi bisa meningkatkan produksi ASI.

g. Obat-obatanPara ibu menyusui sepatutnya memilah dengan bijaksana tiap-tiap obat-obatan yang dikonsumsinya sebab zat kimia dalam obat bisa memberi pengaruh mutu ASI. Sekiranya bayi alergi kepada kandungan dalam obat karenanya sang bayi bisa mengalami muntah dan mual. Sebaiknya ibu berkonsultasi dengan dokter mengenai obat yang aman untuk dikonsumsi dikala menyusui.

Related posts

Leave a Comment