Ini Waktunya Anda Mengucapkan Selamat Tinggal Pada Warna Putih Untuk Rumah Minimalis

Ini Waktunya Anda Mengucapkan Selamat Tinggal Pada Warna Putih Untuk Rumah Minimalis

Apakah Anda pernah mendengar gaya Skandinavia? Gaya rumah yang satu ini bisa menjadi alternatif Anda yang suka dengan rumah dengan model minimalis.

Rumah skandinavia yang lebih mengutamakan aspek fungsional, tetap mengusung tema minimalis pada dekorasi dan desainnya.

Jika gaya skandinavia divisualisasikan dengan ruangan yang terang, rapih, dan tegas,  dalam beberapa tahun terakhir, warna yang colorful atau warna yang lebih gelap masuk ke dalam nuansa warna khas skandinavia.

Mengapa rumah dengan model skandinavia mulai memakai warna-warna lain selain warna putih dan bagaimana warna tersebut diterapkan?

Berikut ini merupakan poin-poin yang berisi jawaban dari pertanyaan tersebut.

 

Mengapa warna terang merupakan khas model rumah skandinavia?

Rumah skandinavia secara tradisional sebenarnya dirancang untuk memaksimalkan sinar matahari.

Dengan begitu, dasar dari gaya rumah ini adalah selalu tentang kecerahan dan kesederhanaan karena daerah asal model rumah ini, yaitu Nordic, hanya mendapatkan pasokan sinar matahari yang sedikir setiap tahunnya.

Namun, pegantian zaman juga mengakibatkan perubahan penggunaan warna khas pada rumah gaya skandinavia. Dalam beberapa tahun terakhir, nuansa warna yang lebih berani telah kembali yang mana sebelumnya, tentu saja banyak perubahan warna-warna setiap tahunnya.

Seperti pada tahun 1970an, rumah skandinavia memiliki sentuhan psikodelik dengan warna-warna terang dan pola yang tajam. Lalu pada tahun 1980an, warna pastel adalah warna yang menjadi primadona untuk rumah skandinavia.

Sedangkan pada tahun 1990an, warna-warna earth tone menggantikan warna-warna yang populer di tahun sebelumnya.

Tapi sekarang, skema warna khasnya kembali berubah. Pada pameran rumah skandinavia, warna desain interior yang tadinya berwarna biru pucat dan ungu menjadi warna-warna yang jernih dan kuat, seperti warna oranye, merah muda, kuning, dan merah.

Warna cat rumah minimalis skandinavia  memang masih didominasi oleh warna netral seperti putih dan abu-abu.

Namun, seperti yang dikatakan sebelumnya, zaman telah memberikan perubahan pada warna khas rumah skandinavia. Hal ini disebabkan warna-warna baru yang berani yang dipakai pada desain interior rumah skandinavia telah mendapat banyak perhatian walaupun banyak yang menilai bahwa pemilihan warna tersebut telah menyalahi kekhasan rumah skandinavia.

Tidak ada yang salah dengan kreatifitas mendesain ruangan, bukan? Jadi, semua keputusan ada di tangan Anda.

 

Bagaimana tren warna menerobos gaya rumah skandinavia?

Saat membahas tren warna, sebenarnya semua tidak tergantung pada satu masa dan satu peraturan saja. Hal ini disebabkan tren warna yang sifatnya berputar. Beberapa peniliti di Amerika menyatakan bahwa, kejadian perubahan tren warna terus-menerus terjadi dalam siklus 10-15 tahun.

Ketika satu masa dimana semua warna rumah skandinavia putih terang, akan muncul tren warna dengan spektrum yang ekstrem sebagai terobosan warna pucat.

Dan, fenomena tersebut akan terjadi secara berulang-ulang. Ada pula faktor lain yang menyebabkan siklus ini terus berjalan, yaitu bagaimana kita menerima tren pada berbagai titik waktu yang dapat dikaitkan dengan pekerjaan kita saat ini, di mana kita tinggal, dan bagaimana kita hidup.

Semuanya dipengaruhi oleh tren. Apalagi, seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, peran blogger desain interior pada perubahan tren warna rumah skandinavia sangatlah berpengaruh.

Dengan keahlian mereka, banyak blogger desain interior yang bergagi saran mengenai kode warna. Jadi, bisa disimpulkan bahwa tren rumah skandinavia yang mengaplikasikan warna-warna berani bukanlah hal yang menyalahi aturan. Semuanya adalah pengaruh dari perkembangan zaman. Dan untuk kita sebagai orang yang hidup pada zaman ini, tidak ada salahnya mengikuti tren yang ada.

Related posts

Leave a Comment